Jumat, 09 April 2010

Pengertian Penderitaan

Penderitaan dan kata derita. Kata derita berasal dari kata bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau bathin, atau lahir bathin. Yang termasuk penderitaan itu ialah keluh kesah, kesengsaraan, kelaparan, kekenyangan, kepanasan, dan lain – lain.

Penderitaan Sebuah Fenomena Universal

Penderitaan, memang tak hanya terjadi lantaran perang ataupun tingkah manusia agresif lainnya. Banyak hal yang sebenarnya yang bisa menjadi penderitaan manusia, bencana alam, musibah atau kecelakaan, penindasan, perbudakan, kemiskinan dan lain sebagainya. Selain itu penderitaan boleh juga dibilang sebagai fenomena yang universal. Penderitaan tidak mengenal ruang dan waktu. Ini berarti bahwa penderitaan tidak hanya dialami oleh manusia di zaman ini, dimana kebutuhan dan tuntutan hidup semakin meningkat yang pada instansi berikut bisa menimbullkan penderitaan bagi yang tidak mampu memenuhinya. Akan tetapi penderitaan, konon telah dikenal sejak kelahiran manusia pertama. Belum begitu lepas dari ingatan kita, barangkali, betapa adam dan hawa harus menderita terlompat dari surga lantaran tindakannya sendiri yang mengesampingkan perintah tuhan dan lebih menuruti nafsu dan bujukan syaitan.

Penderitaan Sebagai Anak Penguasaan

Diatas telah dikemukakan bahwa banyak factor yang sebenarnya menjadi penyebab penderitaan manusia, pendekatan bisa saja diakibatkan oleh perang, bencana alam, musibah atau kecelakaan, penindasan, perbudakan, kemiskinan, dan lain sebagainya. Namun demikian tidak jarang justru penderitaan dating atau disebabkan oleh unsure manusia itu sendiri. Banyak factor bukti menunjukkan bahwa factor yang telah disebut di atas mampu menjadi timbulnya penderitaan lewat sentuhan tangan manusia.

Manusia sebagai factor utama penyebab penderitaan memang sudah disadari sejak dahulu, penderitaan manusia yang satu tidak bisa dilepaskan daru ulah manusia lainnya. Ini semua sulit terbantahkan mengingat penderitaan itu pada dasarnya merupakan anak penguasaan, dan jarang sebagai anak kebebasan.

Penderitaan manusia, sebagai buah dari praktek penguasaan, tidak lepas pula dari pengamatan para sastrawan, atau bahkan pada seniman pada umumnya. Dan memang terhadap yang satu ini mereka umumnya lebih mudah menangkan fenomena tersebut dan sekaligus lebih vokal dalam menyuarakannya dibandingkan kelompok property lainnya.

Siksaan

Berbicara tentang siksaan, maka terbayang pada ingatan kita tentang nerakadan dosa dan akhirnya firman Tuhan dalam kitab suci Al – Quran. Seperti kita maklumi di dalam kitab suci Al – Quran terdapat banyak sekali surat dan ayat yang membicarakannya tentang siksaan ini.

Dalam Al – Quran suratsurat lain banyak berisi jenis ancaman dan siksaan bagi orang – orang musyrik, syirik, makan riba, dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatim, dan sebagainya. Namun siksaan yang dialami manusia setelah didunia fana ini tidak akan dibicarakan oleh penulis dalam modul ini, karena itu tugas para ahli agama.

Berbicara tentang siksaan terbayang dibenak kita sesuatu yang sangat mengerikan bahkan mungkin mendirikan bulu kuduk kita, siksaan itu berupa penyakit, siksaan hati, siksaan badan oleh orang lain dan sebagainya.

Siksaan manusia ini ternyata juga menimbulkan kreativitas bagi yang pernah mengalami siksaan atau orang lain yang berjiwa seni yang menyaksikan baik langsung ataupun tidak langsung.

Rasa Sakit

Rasa sakit adalah rasa yang tidak enak bagi pendeirta, rasa sakit atau penyakit tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Penderitaan rasa sakit, dan siksaan merupakan rangkaian yang satu dengan lainnya tak dapat dipisahkan merupakan rentetan sebab akibatnya. Karena siksaan orang merasa sakit dank arena merasa sakit orang menderita.

Rasa sakit banyak hikmahnya, antara lain dapat mendekatkan diri penderita kepada Tuhan, dapat menimbulkan rasa kasihan terhadap penderita dapat membuka rasa keprihatinan manusia, rasa social, dermawan, dan sebagainya.

Tiap rasa sakit atau penyakit ada obatnya hanya tergantung kepada penderita atau keluarga penderita, apakah ada usaha atau tidak.

Neraka

Berbicara tentang neraka maka lazimnya kita tentu ingat kepada dosa, juga terbayang dalam ingatan kita yang luar biasa. Jelaslah bahwa antara mereka, siksaan, rasa sakit dan penderitaan terdapat hubungan dan tak dapat dipisahkan satu sama lain.

Manusia masuk neraka karena dosa, oleh karena itu, bila kita berbicara tentang dosa berarti juga berkaitan tentang kesalahan . dalam Al – quran banyak yang berisi tentang siksaan di neraka, atau ancaman siksaan.

Banyak penderitaan yang dialami orang di dunia karena hebatnya penderitaan itu tak ubahnya dengan neraka saja. Neraka atau penderitaan yang hebat itu menimbulkan daa kreativitas manusia. Selain itu banyak media massa yang mengkomunikasikan penderitaan hebat yang pilu dan haru membacanya, sehingga banyak orang yang mengulurkan tangan ingin meringankan beban penderitaan sesamany. Karya budaya, tulisan dan penderitaan dapat mengubah sikap mental manusia.

Manusia dan Penderitaan

Penderitaan adalah sebuah kata yang sangat dijauhi dan paling tidak disenangi oleh siapapun. Berbicara tentang penderitaan ternyata penderitaan tersebut berasal dari dalam dan luar diri manusia. Biasanya orang menyebut dengan factor internal dan faktor eksternal.

Dalam diri manusia itu ada cipta, rasa dan karysa. Karsa adalah sumber yang menjadi penggerak segala aktivitas manusia. Cipta adalah realisasi dari adanya karsa dan rasa. Baik karsa maupun rasa selalu ingin dipuaskan. Karena selalu ingin dilayani, sedangkan rasa selalu ingin dipenuhi tuntutannya. Baru dalam keduanya menemukan yang dicarinya atau diharapkan manusia akan merasa senang, merasa bahagia.

Apabila karsa dan rasa tidak terpenuhi apa yang dimaksudkan, manusia akan mendata rasa kurang mengakibatkan munculnya wujud penderitaan, bahkan lebih dari itu, yaitu rasa takut.

Rasa takut itu justru sudah menyelinap dan dating menyerang kita sebelum bencana atau bahaya itu dating menyerangnya. Sekarang yang paling penting adalah bagaimana upaya kita meniadakan rasa kurang dan rasa takut itu. Karena kedua rasa itu termasuk penyakit batin masuia, maka usaha terbaik ialah menyehatkan bathin itu sendiri, rasa kurang itu muncul dikarenakan adanya anggapan lebih pada pihak lain.

Kita sudah tahu bahwa factor – factor yang mempengaruhi penderitaan itu adalah factor internal dan faktor eksternal. Eksternal datangnya dari luar diri manusia. Factor ini dapat dibedakan atas dua macam ; yaitu eksternal murni dan tak murni. Eksternal murni adalah penyebab yang benar – benar berasal dari luar diri manusia yang bersangkutan. Penderitaan itu tidak bukan merupakan akibat ulah manusia yang bersangkutan.

Pengertian Cinta dan Kasih

Pengertian Cinta dan Kasih

Cinta adalah kekuatan manusia yang paling tinggi. Cinta adalah sumber segalanya, kita tidak akan dapat mewujudkan setiap impian kita tanpa cinta.

Pada dasarnya kasih sayang adalah fitrah yang dianugerahkan Allah SWT kepada mahluknya, misalnya hewan, kita perhasikan begitu kasihnya kepada anaknya, sehingga rela berkorban jika anaknya diganggu. Naluri inipun ada pada manusia, dimulai dari kasih sayang orang tua kepada anaknya, begitu pula sebaliknya. Akan tetapi naluri kasih sayang ini dapat tertutup jika terdapat hambatan – hambatan misalnya pertengkaran, permusuhan, kerasukan, kedengkian dan lain – lain.

Cinta dan Daya Cipta

Kekuatan cinta dapat mewujudkan impian seseorang. Cinta dapat membuat seseorang berjuang dengan keras untuk mewujudkan impiannya. Bahkan kita sering mendengar bahwa seseorang yang sedang jatuh cinta dapat menjadi seorang pujangga atau penyair yang kreatif. Banyak diantara kita berhasil mencapai impian kita dalam kehidupan karena kita dikelilingi oleh cinta kasih, baik dari orang tua, pasangan hidup dan anak – anak dan mereka semua yang kita cintai. Cinta kasih membuat kita berani membayar betapapun mahal harganya (berupa kerja keras, penderitaan, kegagalan) untuk mewujudkan impian yang dapat membahagiakan mereka yang kita cintai itu.

Jika kita mencintai apa yang kita kerjakan sehari – hari, kita dapat meraih hasil yang terbaik. Semua orang yang sukses adalah mereka yang mencintai apa yang mereka kerjakan.

Ruang Lingkup Kasih Sayang ini dapat dibedakan dalam beberapa tingkatan :

Islam menghendaki agar kasih sayang dan sifah belas kasih dikembangkan secara wajar. Jika diperinci maka ruang lingkup kasih sayang ini dapat dibedakan menjadi beberapa tingkatan :

1. Kasih sayang dalam lingkungan keluarga, kasih orang tua kepada anak, kasih suami kepada istrinya, kasih antara orang yang bersaudara dan berkeluarga.

2. Kasih sayang dalam lingkungan tetangga dan kampung.

Suatu pertalian kasih sayang yang timbul dan tumbuh karena hidup bersama dalam suatu lingkungan tetangga dan kampung.

3. Kasih sayang dalam lingkungan bangsa.

Perasaan kasih sayang dan simpati yang timbul akibat persamaan rumpun, suku bangsa, rasa senasib dalam perjuangan yang menyangkut kenegaraan.

4. Kasih sayang dalam lingkungan kegamanaan.

Mencintai dan mengasihi sesame orang yang seagama karena memandang saudara dalam akidah dan keyakinan.

5. Kasih sayang dalam bentuk perikemanusiaan.

Mencintai sesame manusia atas dasar pengertian bahwa manusia adalah sama – sama berasal dari satu keturunan, asalnya satu bapak dan satu ibu.

6. Kasih sayang kepada sesame mahluk (Universal)

Misalnya saling mengasihi, mengasihi hewan dan tumbuh – tumbuhan.

Memelihara Cinta Kasih dalam keseharian.

Bagaimana cara kita agar dapat memiliki cinta kasih serta memelihara kita agar dapat memiliki cinta kasih serta memeliharanya dalam kehidupan sehari – hari ?

1. Kita harus menyadari bahwa setiap manusia di dalam lubuk hatinya telah memiliki cinta kasih yang merupakan keberadaan Ilahi dalam dirinya.

2. dengan cara mendekati hadirat Tuhan setiap hari, naik melalui doa, pujian, penyembahan dan meditasi.

3. Cara terbaik untuk memelihara cinta kasih adalah dengan memelihara, mengembangkan hubungan pribadi yang sangat indah dengan Tuhan. Dengan tekun berdoa dan bermeditasi, kita dapat bertumbuh dan berkembang secara spiritual dan mampu mendengarkan suara Tuhan. Sebagai pemandu kita dalam setiap langkah kehidupan.

Prinsip – Prinsip Kasih Sayang Dalam Islam

Kasih sayang dalam diri pribadi seseorang, antara lain :

1. Pemurah

Sikap infak, yakni rela membelanjakan harta bagi kepentingan keluarga dan ama social.

2. Tolong menolong

sikap gotong royong

3. Pemaaf

Berlapang dada, memafkan sahabat – sahabatnya yang pernah bersalah.

4. Damai :

Cenderung mengulurkan tangan, perdamaian kepada orang yang memusuhinya.

5. Persaudaraan

Rasa kasih sayang kepada sesame mukmin dan muslim

6. Menghubungkan tali kekeluargaan (Silaturahmi)

seorang muslim tidak akan senang memutuskan tali kekeluargaan.

Cinta dan Kecerdasan Spritual

Manifestasi cinta yang tertinggi adalah ketika kita sudah bisa menerima dengan penuh ucapan syukur setiap hal, setiap kejadian yang kita alami dalam kehidupan kita. Inilah kekuatan cinta yang akan memberikan kita suatu kehidupan yang berkelimpahan dan sejahtera. Kekuatan cinta merupakan bentuk kecerdasan spiritual yang tertinggi. Kekuatan cinta adalah kekuatan yang terbesar dan terdasyat yang diberkan Tuhan kepada kita. Gunakan dan wajudkan dalam kehidupan sehari – hari, maka kita akan memperoleh hal – hal terbaik yang menjadi impian dan tujuan hidup kita.

Meditasi dan Cinta

Kasih dan kedamaian dalam diri akan muncul dari kerinduan yang terus menerus untuk memasuki hadirat Tuhan melalui meditasi. Pada saat kita berdoa dan menyembah, sesungguhnya kita sedang berbicara kepada Tuhan. Sedangkan pada saat kita bermeditasi, kita sedang berusaha mendengar dalam hati, dalam keheningan dan dalam kesendirian. Ketika kita semakin cerdas secara spiritual, dalam bathin kita muncul kedamaian diri yang akan mewujudkan dalam sikap rendah hati yang penuh kasih. Kekuatan inilah yang dapat mengubah bukan hanya kehidupan kita, tetapi juga mengubah kehidupan orang lain disekitar kita, lingkungan tempat kita bekerja, komunikasi dimana kita tinggal dan bahkan umat manusia pada umumnya.

Kamis, 08 April 2010

Keindahan

Keindahan atau "beauty" adalah sifat dari sesuatu yang memberi kita rasa senang bila melihatnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia,keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok.Keindahan juga dapat memberikan kita rasa keingintahuan tentang hal tersebut semakin terus bertambah.contohnya jika kita bermusik,kita akan semakin mencari 'feel' apa yang cocok untuk hati kita.(dikutip dari wikipedia)

Selain itu makna Keindahan dapat juga ditinjau dari segi pandangan Islam dan Al Qur'an.

Al-Qur`an menjelaskan kepada kita tentang latar belakang kehadiran umat manusia di muka bumi dan bagaimana seharusnya mereka hidup, sehingga kehidupan itu sesuai dengan maksud penciptaan tersebut. Al-Qur`an menjelaskan kewajiban kita kepada Allah dan bagaimana kita akan diberi pahala sesuai dengan amal perbuatan kita. Al-Qur`an-Kitab yang Allah turunkan kepada hamba-hamba-Nya yang mengabdi dengan kasih sayang-menyeru kita pada keindahan, kebenaran, kesucian, dan kebahagiaan abadi. Kualitas kesempurnaan Al-Qur`an ini terdapat dalam banyak ayat,

"Sesungguhnya, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang berakal. Al-Qur`an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman." (Yusuf [12]: 111)

"Kitab (Al-Qur`an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa." (al-Baqarah [2]: 2)

Al-Qur`an adalah kitab yang ditujukan kepada manusia di segala usia, sebuah kitab yang berisi semua subjek dasar yang dibutuhkan setiap orang sepanjang hidup mereka, lelaki atau perempuan. Bentuk-bentuk ibadah, pola pikir unik bagi setiap muslim, akhlaq terpuji, perilaku mulia yang harus tampak di wajah saat menghadapi setiap kejadian tak terduga atau pada saat-saat menghadapi kesulitan, pola hidup yang membimbing jiwa dan raga demi hidup sehat, peristiwa kematian, peristiwa di saat roh melalui hari perhitungan, lalu surga dan neraka menanti semua manusia, semua termaktub dalam kitab ini.

Sebagai sumber yang khas bagi semua jawaban dan penjelasan yang mungkin orang pertanyakan tentang keselamatan abadi, Al-Qur`an juga mengandung banyak isyarat dan peringatan penting bagi kehidupan manusia. Allah mengaitkan ciri Al-Qur`an ini dalam ayat,

"... Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur`an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri." (an-Nahl [16]: 89)

Sebaliknya, hanya mereka yang berimanlah yang hidup sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur`an. Karena itu, Al-Qur`an membimbing mereka dalam cahaya tuntunannya.

Allah menciptakan manusia dan menyampaikan-melalui Al-Qur`an-jalan keluar paling tepat serta semua bentuk informasi yang dibutuhkan untuk menjalani hidup dalam kebaikan kepada semua orang. Karena itu, bila menghadapi kesulitan, sungguh penting bagi mereka yang beriman untuk merujuk pada ayat-ayatnya dan penerapan atas tinjauannya. Tak soal apa latar belakang intelektualitas yang dimiliki seseorang, pengetahuannya tetap saja terbatas, sebab hanya Allah satu-satunya yang melebihi semua makhluk. Manusia dapat meraih ilmu pengetahuan hanya dengan perkenan dan kehendak Sang Maha Pencipta.

"Mereka menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.'" (al-Baqarah [2]: 32)

Dengan mengacu pada ayat-ayat ini, mereka yang ingin menelusuri satu kehidupan nan indah di dunia hendaklah melekatkan diri pada prinsip-prinsip Al-Qur`an. Dengan berbuat demikian, mereka akan meraih "kearifan", satu kualitas yang hanya dimiliki oleh orang-orang yang senantiasa ingat dan takut kepada Allah. Kearifan (kebijaksanaan) inilah yang memungkinkan mereka memperoleh kehidupan paling terhormat, merasakan bahagia dan damai, dan-yang paling penting-meraih tujuan mulia atas keberadaan mereka di bumi. Yang harus mereka lakukan adalah berserah diri kepada Allah dan Al-Qur`an; menekuni dan meneliti perintah-perintah dan nasihatnya, mencermati maksudnya, dan mengamalkannya.

Pengertian Pandangan Hidup dan Ideologi


Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati, Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan,, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul sekita atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu lama dan terus-
Ilmu Budaya Dasar Halaman 1 dari 14
menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup.
Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya, akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan yang mutlak kebenarannya
2. Pandangan hidup yang berupa idiologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya
Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu ;
∗ Cita-cita
∗ Kebajikan
∗ Usaha
∗ Keyakinan / kepercayaan
Keempat unsur ini merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan . cita-cita aialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tenteram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan.

Cara manusia memandang dan mensikapi apa yang terdapat dalam alam semesta bersumber dari beberapa faktor yang dominan dalam kehidupannya. Faktor itu boleh jadi berasal dari kebudayaan, filsafat, agama, kepercayaan, tata nilai masyarakat atau lainnya. Luasnya spektrum pandangan manusia tergantung kepada faktor dominan yang mempengaruhinya. Cara pandang yang bersumber pada kebudayaan memiliki spektrum yang terbatas pada bidang-bidang tertentu dalam kebudayaan itu.

Dalam tradisi Islam klasik terma khusus untuk pengertian worldview belum diketahui, meski tidak berarti Islam tidak memiliki worldview. Para ulama abad 20 menggunakan terma khusus untuk pengertian worldview ini, meskipun berbeda antara satu dengan yang lain. Maulana al-Mawdudi mengistilahkannya dengan Islami nazariat (Islamic Vision), Sayyid Qutb menggunakan istilah al-TaÎawwur al-IslamÊ (Islamic Vision), Mohammad AÏif al-Zayn menyebutnya al-Mabda’ al-IslÉmÊ (Islamic Principle), Prof. Syed Naquib al-Attas menamakannya Ru’yatul Islam lil wujËd (Islamic Worldview).

Meskipun istilah yang dipakai berbeda-beda pada umumnya para ulama tersebut sepakat bahwa Islam mempunyai cara pandangnya sendiri terhadap segala sesuatu. Penggunaan kata sifat Islam menunjukkan bahwa istilah ini sejatinya adalah netral. Artinya agama dan peradaban lain juga mempunyai Worldview, Vision atau Mabda’, sehingga al-Mabda’ juga dapat dipakai untuk cara pandang komunis al-Mabda’ al-Shuyu’i, Western worldview, Christian worldview, Hindu worldview dll. Maka dari itu ketika kata sifat Islam diletakkan didepan kata worldview, Vision atau Mabda’ maka makna etimologis dan terminologis menjadi berubah. Penjelasan dari istilah menunjukkan akan hal itu:

Menurut al-Mauwdudi, yang dimaksud Islami Nazariyat (worldview) pandangan hidup yang dimulai dari konsep keesaan Tuhan (shahadah) yang berimplikasi pada keseluruhan kegiatan kehidupan manusia di dunia. Sebab shahadah adalah pernyataan moral yang mendorong manusia untuk melaksanakannya dalam kehidupannya secara menyeluruh.[4]

Shaykh Atif al-Zayn mengartikan mabda’ sebagai aqidah fikriyyah (kepercayaan yang rasional) yang berdasarkan pada akal. Sebab setiap Muslim wajib beriman kepada hakekat wujud Allah, kenabian Muhammad saw, dan kepada al-Qur’an dengan akal. Iman kepada hal-hal yang ghaib……..itu berdasarkan cara penginderaan yang diteguhkan oleh akal sehingga tidak dapat dipungkiri lagi. Iman kepada Islam sebagai Din yang diturunkan melalu Nabi Muhammad saw untuk mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, dengan dirinya dan lainnya.[5]

Sayyid Qutb mengartikan al-tasawwur al-Islami, sebagai akumulasi dari keyakinan asasi yang terbentuk dalam pikiran dan hati setiap Muslim, yang memberi gambaran khusus tentang wujud dan apa-apa yang terdapat dibalik itu.[6]

Bagi Naquib al-Attas worldview Islam adalah pandangan Islam tentang realitas dan kebenaran yang nampak oleh mata hati kita dan yang menjelaskan hakekat wujud; oleh karena apa yang dipancarkan Islam adalah wujud yang total maka worldview Islam berarti pandangan Islam tentang wujud (ru’yaat al-Islam lil-wujud).[7]

Pandangan-pandangan diatas telah cukup baik menggambarkan karakter Islam sebagai suatu pandangan hidup yang membedakannya dengan pandangan hidup lain. Namun, jika kita kaji keseluruhan pemikiran dibalik definisi para ulama tersebut kita dapat beberapa orientasi yang berbeda. Al-Maududi lebih mengarahkan kepada kekuasaan Tuhan yang mewarnai segala aktifitas kehidupan manusia, yang berimplikasi politik. Shaykh Atif al-Zayn dan Sayyid Qutb lebih cenderung mamahaminya sebagai seperangkat doktrin kepercayaan yang rasional yang implikasnya adalah ideologi. Naquib al-Attas lebih cenderung kepada makna metafisis dan epistemologis. (dikutip dari http://pondokshabran.org/index.php?option=com_content&task=view&id=37&Itemid=17)

Ideologi adalah gabungan antara pandangan hidup yang meruupakan yang merupakan ninilai –nilai yang telah mengkristal dari suatu bangsa serta Dasar Negara yang memiliki nilai-nilai falsafah yang menjadi pedoman hidup suatu bangsa, selain itu, Idiologi adalah merupakan hasil reflesi manusia berkat kemampuannya mengadakan distansi terhadap dunia kehidupannya. Maka terdapat suatu yang bersifat dialektis antara idiologi dengan masyarat negara. Di suatu pihak membuat idiologi semakin realistis dan pihak yang lain mendorong masyarakat mendekati bentuk yang ideal. Ideologi mencerminkan cara berpikir masyarakat, bangsa maupun negara, namun juga membentuk masyarakat menuju cita-citanya. (dikutip dari http://one.indoskripsi.com/node/1439)

Parameter - Parameter dalam DBase

Dalam rangka memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen KSI B saya yaitu Pak Jalinas, untuk mencari parameter-parameter dalam Dbase, maka saya sengaja mempostingkannya disini . Yahhh,, Mungkin ja berguna buat yang ngeliatnya bisa buat nambah2 pengetahuan..Okelah langsung ja kita kembali ke laptop (looocchhh...??) maksudnya kembali ke materi Parameter dalam Dbase gt loo...Berikut adalah ringkasan materi Parameter dalam Dbase :


dBASE adalah sebuah sistem manajemen basisdata (DBMS) yang secara luas digunakan pada mikrokomputer yang dikenalkan oleh Ashton-Tate untuk komputer CP/M, dan kemudian untuk platform Apple II, Apple Macintosh dan IBM PC dengan DOS yang menjadi salah satu perangkat lunak yang paling laris selama beberapa tahun pada saat itu. Ketidakmampuan dBASE untuk bertransisi dengan sistem operasi yang lebih baru, Microsoft Windows pada akhirnya membuat penggunaan dBASE tergantikan oleh produk-produk lainnya yang lebih baru seperti Paradox, Clipper, FoxPro, dan Microsoft Access. kepemilikan dBASE pada akhirnya dijual ke Borland pada tahun 1991 dan pada tahun 1999 Borland menjual hak atas jajaran produk dBASE pada sebuah perusahaan baru dBASE Inc.

Dimulai dari pertengahan tahun 1980-an banyak vendor membuat dialek ataupun variasi pada produk mereka ataupun pada bahasanya sendiri. Termasuk didalamnya FoxPro (sekarang dikenal sebagai Visual FoxPro), Quicksilver, Clipper, Xbase++, Flagship, dan Harbour. Mereka-meraka iniah yang secara informal dikenal atau disebut sebagai xBase atau XBase.

dasar file format dBASE, yang dikenal sebagai file .dbf, saat ini merupakan salah satu format yang luas digunakan oleh banyak aplikasi yang membutuhkan format sederhana untuk menyimpan data-data secara terstruktur.

dBASE dilinsensikan pada penggunanya untuk jangka waktu lima puluh tahun dalam masa yang tidak mungkin bagi pengguna untuk mengoperasikan dBASE selama jangka waktu tersebut.

Komponen-komponen Database Relasional.

1. File, kumpulan dari record-record yang sejenis
2. Record, merupakan kumpulan dari field-field data
3. Field, merupakan kumpulan dari item-item data (karakter)

Data atau Informasi pada dBase ditampung dalam

1. Field, tempat penampungan Data Utama
2. Variabel Memori, tempat penampung data Pembantu/Sementara

Jenis Elemen-elemen data pada Field :

1. Karakter ( C ) Panjang maksimum : 254 karakter
2. Numerik ( N ) Panjang maksimum : 20 digit
3. Date (tanggal) ( D ) Panjang maksimum : 8 karakter
4. Memo ( M ) Maksismum berisikan : 512 karakter
5. Logika ( L ) Panjang maksimum : 1 Karakter

berisikan .T. (true) atau .F. (false)

Variabel memori dibedakan atas .

1. Public
2. Privat

Jenis elemen-elemen data pada variabel memori.

1. Karakter
2. Numerik

Jenis Operator Pada dBase

1. Operator Matematika, Aritmatika :

- Pangkat ( ^ ) - Perkalian ( * )

- Penjumlahan ( + ) - Pengurangan ( – )

- Pembagian ( / )

Operator Relasi,

- Untuk Aritmatik : <, >, =, <= ,>= , # atau <>

- Untuk string : $

1. Operator Logika

* ·AND· ·OR· ·NOT·

Perintah Interaktif pada Dbase :

Masuk kedalam sistem dBase

C>dBase\dbase (enter)

Keluar dari sistem dBase

* QUIT (enter)

Perintah untuk Menghasilkan File :

CREATE Sintak

* CREATE [drive/directory] [nama file]
* CREATE LABEL [drive/directory] [nama file]
* CREATE SCREEN [drive/directory] [nama file]
* CREATE REPORT [drive/directory] [nama file]
* CREATE QUERY [drive/directory] [nama file]

Perintah-perintah untuk Memodifikasi dan Memanipulasi data

USE : Fungsi untuk membuka atau menutup file database, sintaknya
• USE, untuk menutup satu file dbf yang aktip
• USE [drive/directory] , untuk membuka satu file dbf
• USE [drive/directory] INDEX [drive/directory] , untuk membaca file dbf sekaligus dengan file indexnya
Cth. Use pegawai index pegawai
Contoh : aktifkan file database yang telah dibuat dimana data tersebut disimpan pada drive D dalam directory dBase.
Jawab : ada beberapa alternatif untuk melakukannya diantaranya:
1. Set directory d:\dbase
Use pegawai
2. Use d:\dbase\pegawai

CLEAR berfungsi untuk membersihkan layar atau memori dari file-file dbase, sintak
• CLEAR, untuk membersihkan layar monitor
• CLEAR [all/database/memori/screens]

CLOSE fungsi untuk membersihkan memori dan menutup file, sintak
• CLOSE all / database / procedure / alternat / index

APPEND : fungsi untuk menambah atau menggabung data, perintah ini akan berfungsi jika file database yang akan ditambah harus diaktifkan terlebih dahulu, sintak
• APPEND, untuk menambah data
• APPEND BLANK, untuk menambah / membuat satu record kosong setelah record terakhir
• APPEND FROM [drive / directory], untuk menggabung file (dbf) pada file (dbf) yang sedang aktip

LIST dan DISPLAY fungsi untuk melihat atau menampilkan record-record data.
Perintah ini akan berfungsi jika file database (dbf) sudah diaktifkan. Sintak
• LIST [off] [scope] [fields] [FOR] [to print]
• DISPLAY [off] [scope] [fields] [FOR] [to print
• LIST STRUCTURE untuk melihat struktur data yang aktip
• DISPLAY STRUCTURE sama dengan list structure
Jika OFF diikutkan setelah perintah list atau display, maka nomor record tidak ditampilkan , kalau tidak OFF nomor record ikut ditampilkan.

• SCOPE, berisikan perintah sebagai berikut ( All,Record n,Next n ):
- jika mengikutkan perintah ALL setelah perintah display,maka akan menampilkan semua record mulai dari record pertama sampai record terakhir
- jika mengikutkan perintah Record n setelah perintah list atau display, maka akan menampilkan nomor record yang disebutkan (record ke n)
- jika mengikutkan perintah Next n, setelah perintah list atau display, maka akan menampilkan record sebanyak n record mulai dari posisi record aktip.
• FIELDS, untuk menampilkan field-field tertentu saja dengan cara menulis nama-nama field yang akan ditampilakn dimana setiap nama field dipisah dengan tanda koma (,)
• FOR , untuk menampilkan record-record tertentu saja, sebagai filter dipergunakan satu atau lebih field. Jika lebih dari satu field sebagai filter maka setiap field dipisah dengan menggunakan operan dari operator logika.
• TO PRINT, untuk mencetak tampilan ke printer. Jika printah To Printer diikutkan setelah perintah list atau display maka tampilan juga akan dicetak ke printer.

Perintah untuk menghapus Record :
DELETE ON/OFF.
ON record-record yang didelete tidak ditampilkan di layar.
OFF record-record yang didelete ikut ditampilkan tetapi ada tanda bintang(*).
Record-record yang didelete tersebut, juga bisa kita lakukan pembatalan penghapusan atau benar-benar kita ingin menghilangkankan record-record tersebut dari memori dengan perintah sebagai berikut:
RECALL untuk pembatalan penghapusan record-record, dengan sintak
RECALL [SCOPE][FOR]
PACK untuk penegas penghapusan record

Untuk penghapusan File :
DELETE FILE [drive/directory]
ERASE, fungsi untuk menghapus file-file dalam media penyimpanan sama dengan perintah DELETE FILE
Sintak ERASE [drive/directory]
Contoh : delete file pegawai
erase pegawai
Untuk merubah isi data/field dengan data baru.
REPLACE, fungsi untuk merubah atau mengisi field dari dotpromt secara otomatis.
Sintak REPLACE [scope] WITH [for]
Contoh :
. replace all gajipokok with gajipokok*1.1
menaikkan seluruh gaji pokok sebesar 10 %

.replace all gajipokok with gajipokok*1.1 for pendidikan=’4’
menaikkan seluruh gaji pokok sebesar 10 % untuk pegawai yang
pendidikannya sarjana

. replace alamat with ‘Jakarta Selatan’ for lower(nama)=’dira
suprina’
merubah data alamat Dira Suprina dengan alamat baru yaitu Jakarta Selatan

Perintah untuk membawa atau memindahkan petunjuk record
• GO RECORD #, untuk memindah petunjuk ke record nomor tertentu
.Go reco 5
• GO TOP, untuk memindahkan penunjuk record ke record pertama
• GO BOTTOM, untuk memindahkan penunjuk record ke record terakhir
• SKIP n/-n, untuk memindah penunjuk record maju sebanyak n record atau mundur sebanyak –n record.
.skip 2
.skip -2

INSERT, fungsi untuk menyisipkan record pada posisi tertentu
Sintak : Insert [blank] [before]
Contoh :
penunjuk record sekarang berada pada posisi 4 bila dilakukan operasi :

insert blank menyediakan record kosong pada posisi record ke 5
insert before menyediakan record kosong pada posisi record 4

COPY, fungsi untuk menyalin file, record-record atau struktur field-field tertentu ke dalam suatu file baru, dengan sintak sebagai berikut :
• COPY TO [FOR], fungsi untuk menyalin record-record dari file yang aktif ke file baru dengan hasil file (dbf)
Contoh : copy to wanita for lower(jk)=’p’
• COPY FIELD TO [drive/directory] [ FOR], untuk menyalin field-field tertentu dan record-record dari file yang aktif ke file baru dengan hasil file (dbf)
Contoh :
copy field nip,nama,pendidikan,gajipokok for pendidikan=’2’
• COPY STRUCTURE TO [drive/directory] , hanya untuk menyalin struktur field dari file aktip, hasil file (dbf) tanpa isi recordnya
Contoh : copy stru to a:staff
• COPY FILE [drive/directory] TO [drive/directory] ,untuk menyalin suatu file ke dalam file lain beserta isi recordnya
Contoh : copy file pegawai to a:

RENAME, fungsi untuk mengganti nama file, sintak
RENAME [drive/directory] <> TO [drive/directory]
Contoh : rename pegawai to karyawan

SORT, fungsi untuk mengurutkan data secara fisik berdasarkan field-field yang diinginkan. Perintah ini akan menghasilkan file dbf juga.
Sintak SORT ON TO [drive/directory] [A/D]

INDEX, fungsi untuk mengurutkan data secara logic dan fisik dengan menjadikan satu atau lebih field sebagai key. Perintah ini akan menghasilkan file dengan extension NDX untuk dbase, IDX untuk jenis fox dan NTX untuk jenis clipper. Sintaknya adalah :
INDEX ON [+/-] TO [drive/directory]
Contoh : index on nip to nipind

Perintah untuk mencari record tertentu.
LOCATE, fungsi untuk mencari data mulai dari record awal sampai record terakhir dengan berpedoman pada satu atau lebih field dari record, dengan sintak LOCATE FOR
Contoh : loca for lower(nama)=’Rini’
loca for tglahir=ctod(‘05/05/73’)
loca for nip=’3049005’
Jika ingin melanjutkan pencarian pergunakan perintah CONTINUE

SEEK dan FIND, fungsi untuk mencari data pada data index dengan menggunakan key index dari data tersebut, sintak sbb
SEEK berlaku untuk jenis type data C, N, dan D
FIND hanya berlaku untuk jenis type data Charakter
Contoh : seek ‘3049005’
find 3049005

Perintah untuk modifikasi/editing struktur file adalah :
MODIFY STRUCTURE untuk merubah struktur data yang aktif
MODI STRU [ nama file ]
Fungsi-fungsi


Fungsi-fungsi

Ä Fungsi Database

Fungsi

Keterangan

Informasi

DBF() Indikasi file DBF yang aktip Character
BOF() Indikasi kondisi awal record dari file dbf aktif Logical
EOF() Indikasi kondisi akhir record dari file dbf aktif Logical
DELETE() Indikasi record yang bertanda hapus Logical
RECSIZE() Indikasi jumlah byte untuk satu record Numeric
RECNO() Indikasi nomor record yang aktif Numeric
RECCOUNT() Jumlah Record dari file dbf aktif Numeric
FIELD(expN) Pernyataan nama field sesuai urutan Character
FOUND() Indikasi temuan dalam men ari data Logical
LUPDATE() Indikasi tanggal updating file dbf aktif Date
NDX(expN) Pernyataan nama file index yang aktif sesuai Numeric

Ä Fungsi Date

Fungsi

Keterangan

Informasi

DATE(expD) Pernyataan Tanggal Date
YEAR(expD) Penyataan tahun Numeric
MONTH(expD) Penyataan bulan Numeric
DAY(expD) Penyataan Tanggal dalam 1 bulan Numeric
CMONTH(expD) Penyataan nama bulan Character
DOW(expD) Penyataan hari dalam satu minggu Numeric
CDOW(expD) Penyataan nama hari Character
DTOC(expD) Konversi dr bentuk date ke harakter Character
CTOD(expC) Konversi bentuk charakter ke date Date

Ä Fungsi Numerik

Fungsi

Keterangan

Informasi

ABS(expN) Penyataan nilai absolut Numerik
EXP(expN) Penyataan nilai eksponen Numerik
INT(expN) Penyataan untuk bilangan bulat Numerik
LOG(expN) Pernyataan logaritma Numerik
MAX(expN1,expN2) Penyataan Nilai maksimum Numerik
MIN(expN1,expN2) Penyataan nilai minimum Numerik
MOD(expN1,expN2) Indikasi sisa bagi Numerik
ROUND(expN1,expN2) Penetapan jumlah disimal Numeric
SQR(expN) Penyataan akar pangkat dua Numeric
STR(expN,length,desimal) Konversi dari numerik ke character Character

Ä Fungsi String

Fungsi

Keterangan

Informasi

AT(expC1,expC2) Indikasi posisi suatu character Numeric
ASC(expC) Konversi character ke bilangan ASCCI Numeric
CHR(expN) Konversi ASCCI ke character Character
LEN(expC) Indikasi panjang suatu string Numeric
REPLICATE(expC,expN) Penyataan pengulangan bentuk

Penyataan

Character
RIGHT(expC,expN) Penyataan dari sisi kanan string Character
LEFT(expC,expN) dari sisi kiri string Character
UPPER(expC) Konversi huruf ke huruf besar Character
LOWER(expC) Konversi huruf ke huruf kecil Character
LTRIM(expC) menghilangkan spasi di sisi kiri string Character
RTRIM(expC) menghilangkan spasi di kanan string
SUBSTR(expC,expN1,expN2 pengambilan sebagian string Character
TRIM(expC) menghilangakan spasi di kanan string Character

Ä Environment Function, adalah fungsi-fungsi untuk memberikan informasi tentang sistem yang aktif atau kondisi periperal, diantaranya:



Perintah

Fungsi

Informasi



COL() Indikasi kolom pada layar Numeric


EISKSPACE() Indikasi kapasitas sisa disk Numeric


ERROR() Indikasi nomor kode kesalahan Numeric


FILE(filename) Penyataan nama file yang aktif Character


INKEY() Indikasi reaksi penekanan tombol Numerik


ISCOLOR() Indikasi monitor berwarna Logical


MESSAGE() Penyataan pesan atas kesalahan Logical


SET PRINTER ON-OFF
SET STATUS ON-OFF
SET TALK ON-OFF
Digunakan untuk mengindikasikan status aktifitas printer hidup/mati
Digunakan untuk mengatur tampilan baris status
Digunakan untuk mengindikasikan status talk hidup/mati





Pendekatan Kesusastraan

Pada bahasan kali ini saya akan mencoba menjabarkan mengenai Kesusastraan. Dimana dalam Kesusastraan ini dapat kita bagi menjadi 2 definisi yaitu :

“Sastra (Sanskerta: शास्त्र, shastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti “teks yang mengandung instruksi” atau “pedoman”, dari kata dasar śās- yang berarti “instruksi” atau “ajaran”. Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada “kesusastraan” atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.”

dan pengertian seni adalah :

“Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Sekalipun demikian, banyak seniman mendapat pengaruh dari orang lain masa lalu, dan juga beberapa garis pedoman sudah muncul untuk mengungkap gagasan tertentu lewat simbolisme dan bentuk (seperti bakung yang bermaksud kematian dan mawar merah yang bermaksud cinta).”

jadi, dapat disimpulkan sastra adalah suatu tulisan yang makna seni atau keindahan tertentu.

sedangkan seni adalah buah cipta manusia yang muncul dari hati manusia itu sendiri dan lebih merujuk kepada ekspresi manusia tersbut.

di zaman sekarang, sastra sudah menjadi karya seni yang begitu banyak digunakan orang sebagai media penyaluran ekpresi mereka. contohnya antara lain : Novel, Cerita/cerpen (tertulis/lisan), Syair, Pantun, Sandiwara/drama, Lukisan/kaligrafi, dan lain-lain. selain penyalur bakat dan ekpresi seni seorang manusia, sastra juga berfungsi sebagai suatu teknik berkomunikasi antara manusia yang satu dengan manusia yang lain. seperti tradisi budaya Betawi yang mewajibkan untuk berpantun sebagai kata sambutan antar mempelai disaat mereka menikah.

hubungan sastra dan seni dengan ilmu budaya dasar adalah sama-sama memiliki objek yang sama yaitu manusia. sama-sama mempelajari hubungan antar manusia melalui suatu komunikasi yang beraneka ragam macamnya. dan bayangkan jika manusia hidup tanpa seni. jika manusia hidup tanpa bisa menyalurkan ekspresi mereka. jika manusia tidak bisa berkomunikasi dengan manusia lainnya. maka akan menggangu kejiwaan atau psikologis manusia tersebut.